Latest Reviews

Mengatasi rasa benci atau tak suka, pada seseorang yang memberi luka, baik sengaja atau tidak

  Di jaman sekarang ketikkan atau omongan bisa memberi luka, baik sengaja atau tidak.  Karena, hal tersebut banyak orang menyimpan dendam. T...

Jumat, 11 Februari 2022

Anecdoche ...

 


Mataku berbinar,

Memandang satu-persatu orang,

Berjalan, memutuskan tuk berbicara,

Dengan salah satu kelompok

 

“Hay!”

Tak ada jawaban sama sekali

Mereka hanya asik berbicara,

Seterusnya ke kelompok lainnya,

 

Hasilnya?

Mereka tidak mendengarkan,

 

Karma?

Atau ini disebut  anecdoche¹?

 

Note

¹= Kamu berada dalam kondisi yang masing-masing orang saling berbicara satu sama lain, dan tidak ada satupun yang mau mendengarkan

Kamis, 10 Februari 2022

Chrysalism ...

 


 

Malam ini ...

Bagai penjara

 

Langit saling bersahut-sahut,

Seakan murka

Suara ledakkan natural,

Seolah memberi sarang hormon epinefrin¹

 

Dalam satu hentakkan,

Aku meringkuk tubuhku,

Sebagaiman seorang babu,

Ketakutan terhadapa kemurkaan tuannya

 

Apakah ini disebut Chrysalism²


note: 

¹= hormon epinefrin atau hormon adrenalin merupakan hormon yang mempersiapkan sistem saraf simpatik seseorang untuk melawan atau melarikan diri

²=perasaan takut dan khawatir ketika ada petir, meskipun kamu sudah berada dalam kondisi yang aman.


Rabu, 09 Februari 2022

Enoument ...

 

 


Mengulas senyum kaku,

Mencuri lirik kebawah,

Ah, ternyata sudah sejauh ini?

 

Ramai, bagai pasar malam

Berisik, penuh teriakkan pujian

 

“Kak, bisa menceritakan proses mencapai impian sampai ketitik ini?

 

Deg ...

Jantung berdebar esktream,

Otak mendadak diserang bug,

Mulut bagai terantai gembok

 

Atau apakah ini Enoument¹



note: 

¹ = Kamu berhasil meraih impian yang sangat kamu dambakan, tetapi kamu tidak bisa menjelaskan bagaimana proses kamu menggapainya

Selasa, 08 Februari 2022

Mauerbauertraurigkeit ...

 


Gelisah ...

Curiga ....

Waspada ...

Kala mereka bilang:

 

'Dia hanya temanku' 


Spontan memori lama menyerang,

Melumpuhkan akal,  

Menyambut kemenangan kalbu 

 

Seuntaian kalimatnya,

Bagai angin belaka,

Melumpuhkan penjelasan,  

Menghasilkan kesalahanpahaman,

Yang selamanya tak ingin diselesaikan

 

Kronisnya  menganggap,  

Temannya adalah kekasih gelapnya

 

Atau sedang mengalami Mauerbauertraurigkeit¹?


 

Note: 

¹ = Perasaan ingin membuang atau meninggalkan teman, pacar, atau sahabat dekat karena kita merasa telah dikhianati

 

Senin, 07 Februari 2022

Opia ...

 


 

“HAY!”

Seseorang memekik di sebelahku,

Spontan melirik asal suara

 

Sejenak mata kami beradu pandang,

Matanya tampak  indah ...

Seindah senyuman menawannya

 

Tapi?

Apa ini hanya perasaan

 

Matanya  ...

Seperti menyelipkan,

Pilu beradu  murka,

Dibalik wajah cerianya

 

Untuk, sekian kalinya mengalami opia¹?

 

Note:

¹ = Menatap mata seseorang dan kamu mengetahui apa yang sedang dia rasakan, entah itu sedih, takut, ataupun marah,

Minggu, 06 Februari 2022

Monachopsis ...

 


Pernah merasa tidak nyaman?

Terhadap tempat yang menurutmu tidak tepat?  

Dan berbagai reaksi menguar

 

Seperti si type a?

Kedua pupilnya menelisik kaku,

Senyuman kaku tersungging dibibir

Kala semua insan bercanda gurau

Dia menurunkan kepala

 

Atau ...

 

Seperti si type b?

Bibir menyungging senyum jail, 

Bersikap seolah-olah alien

Dan melempar candaan,

Candaan itu seolah gorengan gosong  

 

Atau type yang lain?

Atau type keduanya?

Bagaimana pun rasanya ..

Dan bagaimana menanggapinya ...

Ini terasa menyebalkan ...

 

Terutama ketika ditanya kenyamanan?

Perasaan ini terlampau masuk kedalam jiwa

 

Apakah ini bisa disebut Monachopsis¹?


Note :

¹ = Sebutan ketika muncul perasaan yang memberi tanda bahwa kamu sedang tidak berada di tempat yang tepat.

Sabtu, 05 Februari 2022

Dialog tag


 


Apa itu dialog? Dialog tag adalah keterangan kalimat langsung yang tidak berdiri sendiri (berupa frasa). Fungsi dialog tag adalah sebagai penjelas tokoh-tokoh yang bicara, selain itu juga untuk seorang pembaca lebih menikmati alur cerita

Dialog tag terbagi dua yaitu, Speech Tag, dan speech action.

 

Perbedaanya: 

·        Pengertian 

o   Speech tag adalah sebuah dialog yang kalimat yang menjelaskan tanpa aksi, sebaliknya speech action adalah kalimat yang menjelaskan aksi.

·        Tanda baca

o   Jika speech tag sebelum tanda petik terakhir akan diberi tanda koma, sebaliknya jika speech action sebelum tanda petik akhir akan diberi  tanda titik. Tidak berlaku apabila keduanya apabila sebelum tanda petik dua ada tanda baca (tanda tanya dan seru) contohnya:

 

   Speech tag. “Aku sedih,” kataku. Kataku menjelaskan ulang kalimat ‘Aku sedih’ atau bermakna pasif, karena tidak menunjukkan aksi.


  Speech Action “Aku sedih.” Mataku berkaca-kaca sambil mengigit bibir, menahan tangis. Kalimat tersebut menunjukkan atau menjelaskan aksi seorang pelaku atau kata kerja.

 

·        Huruf besar atau kecil

1.      Speech tag:

Ø  Kalimat salah

·   "Jangan marah,’ Lirihku.

Ø  Kalimat benar

·   "Jangan marah,” lirihku.

 

Ø  Kalimat di atas contoh perbedaaan kalimat yang benar dan salah. Perbedaaan terlihat mencolok antara yang benar dan tidak.

 

2.      Speech Action

Ø  Kalimat salah

·         “Sudah jangan nangis. Ada aku disini.” aku menghapus  air matanya secara perlahan.              

Ø  Kalimat benar:

·         “Sudah jangan nangis. Ada aku disini.” Aku  menghapus air matanya secara perlahan-lahan.         

      

Ø  Kalimat di atas contoh perbedaaan kalimat yang benar dan salah. Perbedaaan terlihat mencolok antara yang benar dan tidak.


Macam-macam dialog tag:

·         Netral :

Ø  Ujar

Ø  Ucap

Ø  Kata

Ø  Cetus

Ø  Tutur

Ø  Akunya

Ø  Ungkap

Ø  Tandas

Ø  Tanya

Ø  Sapa

Ø  Panggil

Ø  Pungkas

Ø  Tegas

Ø   Ajak

Ø   Pinta

Ø  Pamit

Ø  Harap

Ø  Pesan

Ø  Lontar

Ø  Beber

Ø  Seloroh

 

·         Netral sebagai respon

Ø  Jawab

Ø  Sahut

Ø  Lanjut

Ø  Tolak

Ø  Terang

Ø  Tambah

Ø  Jelas

Ø  Sanggah

Ø  Balas

Ø  Usul

Ø  Kilah

Ø  Potong

Ø  Usul

Ø  Putus

Ø  Protes

Ø  Timpal

Ø  Kekeh

Ø  Kelit

Ø  Sela

Ø  Sambung

Ø  Tawar

Ø  Sosor

Ø  Tukas

Ø  Saran

 

·         Ada emosi

Ø  Sindir

Ø  Gerutu

Ø  Sungut

Ø  Ejek

Ø  Hina

Ø  Kelakar

Ø  Adu

Ø  Cela

Ø  Canda

Ø  Gerundel

Ø  Puji

Ø  Tuntut

Ø  Cibir

Ø  Decit

Ø  Keluh

 

·         Emosi bernada tinggi

Ø  Marah

Ø  Usir

Ø  Bentak

Ø  Pekik

Ø  Teriak

Ø  Tekan

Ø  Sembur

Ø  Seru

Ø  Serang

Ø  Erang

Ø  Cecar

Ø  Sergah

Ø  Murka

Ø  Ketus

Ø  Dengus

Ø  Tunduh

Ø  Tantang

Ø  Hardik

 

·         Emosi bernada rendah

Ø  Cicit

Ø  Bisik

Ø  Guman

Ø  Desis

Ø  Goda

Ø  Rajuk

Ø  Hembus

Ø  Lirih

Ø  Sesal

Ø  Rintih

Ø  Bantin

Ø  Decak

Ø  Ulang 

 

 Oke, selesai nee? Baik kita ucapkan alhamduliah. Bye-bye semoga artikel kegabutan ini bisa bermanfaat, nee!