Latest Reviews

Mengatasi rasa benci atau tak suka, pada seseorang yang memberi luka, baik sengaja atau tidak

  Di jaman sekarang ketikkan atau omongan bisa memberi luka, baik sengaja atau tidak.  Karena, hal tersebut banyak orang menyimpan dendam. T...

Tampilkan postingan dengan label bully. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bully. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 November 2021

Secarik kertas noda darah







 




 Cerpen ini karya : Wahyu sri sugesti
Postingan awal : 30/04/19

    Malam hampir tiba. Semua murid sudah pulang ke rumah masing-masing tapi,  seorang gadis  berlari tertatih  karena kakinya terkilir.  Gadis yang bername tag Kela tertawa hambar ketika tiga orang menghadangnya.  Kela mundur perlahan-lahan sampai kembali jatuh. Semua orang yang melihatnya hanya bisa menatap kasihan. Kela menutup matanya ketika salah satu di antara mereka memberi ancang-ancang memukulnya kembali. 

ARGGGGG, SAKIT!

Kela membuka matanya perlahan. Di depannya ada seseorang yang hampir memiliki wajah yang sama dengannya.  Orang tersebut  tersenyum tidak dapat di artikan. 

"Hai, diriku!" serunya sambil melambaikan tangannya. 


***
“Kamu lihat dia bicara saja susah,” ledek seorang gadis sambil menunjuk seorang gadis yang bername tag Shila, berada di depan kelasnya.  Mata gadis itu mulai berkaca-kaca. Seisi kelas mendadak menjadi tertawa. 
“Lanjut saja Shila,” lerai seorang pria paruh baya yang juga hampir tertawa. Gadis itu mengangguk sopan, dan canggung bersamaan. Gadis itu mulai melanjutkan pidato dengan  menutup matanya. Mereka semua yang di kelas menutup mulut, menahan tawa. 

Jam ketiga 
Gadis itu berlari-lari kecil. Ketika sudah berada di pintu kelasnya memandang ragu. Tidak ada suara di kelas membuat gadis itu bertambah ragu untuk mengetuk kelas. Setengah yakin gadis tersebut membuka pintu perlahan. Ketika, pintu.

Byurrrrr
Air dingin seketika tubuh Shila.  Shila mengigil.

Beberap hari kemudian
Anita berjalan mundur tidak percaya melihat permandangan yang di lihat. Shila ... Dia ....


Brukk
Suara benda terjatuh di dekat Anita membuat fokus berlarih.  Anita melihat isi buku yang adalah catatan Shila.  Belum sempat Anita membaca tangannya menjadi panas. Dan secara tiba-tiba melemparkan buku tersebut ke sembarangan arah. Secara ajaibnya buku halaman terakhir tersobek. 


***
"Siapa, kamu? Apa maumu?"  Shila tertawa pelan.  "Aku adalah dirimu," ujarnya tegas sambil tertawa pelan. 

"Aku tidak ada hubungan sama kamu," bela Kela yang mendapat kekehan pelan. 

"Jika kamu lupa semalam  kamu membaca secarik kertasku, lho."  Kela membulatkan matanya dan memori kembali memutarkan sekali lagi. 

    Waktu itu Kela sedang  bergadang untuk belajar.  Secara tiba-tiba secarik kertas bernoda ada tepat di mejanya. Jendela dan pintu bahkan di tutup menambah ketakutannya. Semakin rasa takut menjadi-jadi semakin pula rasa penasaran. Tidak mau larut dalam rasa penasaran Kela memberanikan membacanya.  Setelah membaca habis tubuh Kela bergemetar. Gadis itu bahkan melihat ke sekeliling. 



 Apa yang selanjutkan akan terjadi apa pada Kela?


 END

Kamis, 31 Januari 2019

Kesadaran seorang Kelvin





Cerpen ini karya : Wahyu sri sugesti

KELAS: 8 SMP 3 RANTAU PANJANG KECAMATAN SIMPANG HILIR
KABUPATEN KAYONG UTARA KALIMANTAN BARAT


Di sebuah SMP ada seorang lelaki yang  dingin dan cuek namanya  Kelvin, tidak pernah senyum dengan siapapun dan anti dengan nasihat. Di sekolah hanya memilki satu teman yang baik hati namanya Alan. Namun perlakunnya 360 derajat berbeda dengan Alan memperlakukannya.  

***
“Kamu  lagi, lagi, lagi.” Mela(Kepsek) memberikan selembar surat kepada  Kelvin.
“Keluar kamu dari ruang saya sekarang!” Perintah Mela yang langsung dengan senang hati diikuti oleh  Kelvin.
Sementara 
 Kelvind engan santai membuang surat tersebut di tong sampah didekat ruang guru. “Itu surat apa  Kelvin?” tanya Alan yang berada di depan ruang kepsek karena menunggunya. Bukan menjawab lelaki itu mendorong bahu Alan sedikit keras sehingga membuatnya terhuyung. Lelaki duduk berjongkok dan bersedekap dada sambil memberi smrik. "Jangan sampai orang lain tahu." Kelvin berdiri sesudahnya tanpa membantu Alan. "Atau akan tahu akibatnya," lanjutnya yang membuat tubuh Alan bergemetaran. 


***

 “Perhatian bagi siswa yang bernama  Kelvin Abby Gunawan harap ke ruang kepala sekolah. Sekali lagi perhatian bagi siswa yang bernama  Kelvin Abby Gunawan harap ke ruang kepala sekolah.”

Pengumuman tersebut membuat Alan khawatir berlebihan sedangkan itu Kelvin hanya  melenggang santai. Sebelumnya juga Kelvin menyematkan dirinya untuk menepuk bahu Alan. 

***

“ Kelvin dimana orang tuamu?” tanya lugas Mela. Kelvin hanya menempelkan jari telunjuknya di dagunya, bersikap seolah-olah sedang berpikir. Mela yang melihat reaksi itu membentak Kelvin. Kelvin yang mendapat perlakukan itu hanya bisa tertawa pelan. 
“Sibuk, bu, ” jawab  Kelvin sekesannya. Mendapat jawaban itu membuat Mela sekali lagi memberi surat peringatan yang akan di buang nantinya. 

***
Hari selanjutnya dan seterusnya  runtitas Kelvin  selalu sama, di panggil kepsek, diberi  surat setelahnya akan  di buang suratnya. Setiap harinya Kelvin selalu membully Kelvin dan hanya di tanggapi senyumannya. Pada suatu hari niat  Kelvin ingin mencelakai Alan namun itu berbalik padanya.

***
 Kelvinmengerjap-gerjap matanya berulang-ulang kali. Ketika pandangannya melihat keselilingnya tanpa sengaja matanya  melihat  Alan. Seketika raut wajahnya berubah datar.

“Biarkan saja gue mati,” desis  Kelvin. 
"Jaga omonganmu, Kel! Saya menolongmu bukan karena kasihan tapi  ini adalah kewajiban kita harus saling menolong sesama.”  Kelvin mengerjapkan-ngerjapkan matanya sambil melihat sendu lelaki tersebut. 

“Maaf."

Mata Alan membesar mendengar perkataan maaf Kelvin untuk pertama kalinya. 
"Saya sudah memaafkan anda." 
"Tapi, Lan.
"Saya ingat kutipan bahasa inggris yang pernah saya baca di salah artikel yang Isinya,  “Life has no remote, get up and change it yourself.”  yang Artinya Hidup tidak memiliki kendali, maka bangun dan ubah hidupmu sendiri. Dari yang saya  kutipan ini berasal dari  Mark A Cooper." Kelvin tersenyum kecut. Tak lama kemudian lelaki itu tersenyum lebar. Lelaki itu bertekad berubah dan akan melupakan masa lalunya dan bangun kembali. 


SELESAI DAN SAMAPAI JUMPA 

Bagi yang ingin cerita lainnya dari aku silahkan waku, nomorku

089691871061